KURIKULUM

 DESAIN KURIKULUM SEKOLAH KATOLIK
MEURUJUK KURIKULUM 2013




Mengantisipasi pelaksanaan Kurikulum 2013, Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) pada tanggal 24-26 April yang lalu melaksanakan sebuah Workshop dengan thema: Mendesain Kurikulum Sekolah Katolik Merujuk Kurikulum 2013. Workshop yang dihadiri praktisi, ahli maupun pemerhati pendidikan Katolik itu mengemukakan 6 hal yang akan dikembangkan di sekolah-sekolah Katolik di Seluruh Indonesia yang menjadi keunggulan dan atau kekhasan Sekolah Katolik, yakni:
  1. Pendidikan Nilai
  2. Paradigma “Student Centered Learning” yakni siswa belajar aktif
  3. Pendidikan Multikultural
  4. Bahasa Internasional
  5. Information, Communication and Technology (ICT)
  6. Kewirausahaan (Entrepreneurship)
 Kenam (6) hal yang menjadi keunggulan sekolah katolik ini telah dikuatkan melalui Surat Keputusan Pengurus MNPK tertanggal 20 Mei 2013. Bagi yang ingin mengetahui secara lengkap tentang surat keputusan tersebut silahkan download di sini

BERBAGI INFORMASI TENTANG KURIKULUM

Kurikulum adalah 'nadi' pendidikan. Kurikulum berperan sangat penting dalam kemajuan pendidikan di bangsa tercinta ini. Karena itu, perubahan kurikulum selalu menimbulkan dua (2) disposisi psikologis kontradiktif dalam diri para praktisi pendidikan. Kedua disposisi psikologis kontradiktif itu adalah: Harap dan Cemas. Jika perubahan kurikulum itu disertai dengan sebuah proses studi, analisa dan penggarapan yang matang dan ilmiah maka banyak orang menanti kehadiran kurikulum baru itu dengan penuh harapan. Tetapi jika proses mengubah kurikulum ini terjadi tanpa melalui riset namun berdasarkan asumsi dan kepentingan lainnya (misalnya: politik) maka pemaksaan pelaksanaan kurikulum ini akan menjadi 'kecemasan' bagi para praktisi pendidikan. 

Berikut ini kami cantumkan beberapa materi yang berhubungan dengan kurikulum 2013. Bagi yang berminat silahkan mendownload. 
  1. Pengembangan Kurikulum 2013. Ini adalah materi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Muhamad Nuh, yang disampaikan dalam Dialog dengan Majelis Nasional Pendidikan Katolik, pada tanggal 24 April 2013 yang lalu.
  2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar SMP. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) kita mengenal Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar sebagai bentuk operasional dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Dalam Kurikulum 2013 Standar Kompetensi diganti dengan Kompetensi Inti, yang mencakup empat (4) ranah, yakni: sikap keagamaan, sikap sosial, pengetahuan dan penerapan.
  3. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar SMA.
  4. Kajian tentang Kurikulum 2013. Materi ini disampaikan oleh Mc Srie Sukabdiah,MM dalam Workshop Desain Kurikulum Sekolah Katolik yang diadakan oleh Majelis Nasional Pendidikan Katolik, di Klender Jakarta Timur, 24-26 April 2013 yang lalu.
  5. Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI. Materi ini dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pada tahun 2010. Paradigma ini menarik untuk dikaji, sebagai landasan untuk melihat perubahan kurikulum 2013 adalah bagian dari program jangka panjang pengembangan pendidikan nasional atau justru berada di luar koridor itu. 
  6.  Paradigma Pendidikan Student Center Learning. Materi ini dibawakan oleh Bapak Fidelis Waruwu, seorang praktisi pendidikan yang mengembangkan pendidikan 'Nilai-Nilai Kehidupan' (Living Values), dalam Workshop Desain Kurikulum Sekolah Katolik pada 24-26 April 2013 yang lalu.
  7. Multicultural Education. Materi ini disampaikan oleh Ibu Pudentia MPSS dalam Workshop Desain Kurikulum Sekolah Katolik di Jakarta bulanApril 2013 yang lalu. Materi yang sama disiapkan oleh ibu Pudentia untuk dipresentasikan di Turki tanggal 28 April 2013, bersama ibu Wakil Presiden Budiono.

0 komentar:

Poskan Komentar